Makassar Terkini

Tempatta Saling Sipakatau dan Sipakalabbiri'

Nurhani Sirajuddin, SE

Nurhani Sirajuddin, SE,..BERPOLITIK UNTUK IBADAH & BERAMAL SOLEH

Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat Makassar
Nurhani Sirajuddin, SE, CALEG DPRD Provinsi Sul-Sel Daerah Pemilihan I Kota Makassar, dari Partai Bintang Reformasi (PBR). Berkeinginan membuat Dewan menjadi lembaga terhormat. "Saya tidak akan menjadikan lembaga DPRD sebagai tempat mata pencaharian. Atau tempat untuk menikmati fasilitas negara. Tapi menjadi anggota DPRD adalah PERJUANGAN & PENGABDIAN, berpolitik, ibadah dan beramal saleh. sesuai semangat perjuangan Partai Bintang Reformasi (PBR). Saya dipercaya oleh PBR menjadi CALEG dengan nomor urut 2 yang meliputi 14 kecamatan di kota Makassar, Tentu kepercayaan ini, merupakan amanah yang harus saya emban sebaik-baiknya. "Rakyatlah yang akan memilih apakah memang saya layak mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPRD atau tidak. Jika rakyat percaya, Saya akan menjadi pelayan bagi rakyat. Tugas utama saya adalah menjadi pelayan bagi masyarakat. Pelayan untuk menyerap aspirasi masyarakat "Saya mencalonkan diri sebagai CALEG DPRD Provinsi, karena ingin memperjuangkan aspirasi rakyat. saya ingin belajar menjadikan diri saya berarti bagi orang lain SAYA INGIN JADI PEJUANG BAGI RAKYAT MAKASSAR. (hp. 0811414301)

Berbagi Bersama

Berikan balasan

Komentar balasan di diskusi ini

Seorang pejuang tidak akan pernah mundur dari segala persoalan yang dihadapinya walaupun harus mengorbankan jiwaraganya..semoga ibu dapat mewakafkan diri untuk orang banyak dan semoga allah memberkatinya amin.....insya Allah majuki bu tuhan memberkati....

Berikan balasan

STIK TM makassar- ironis pendidik bermental korup.
Pendidikan adalah alat fital bangsa untuk pembangunan sumber daya manusia , pencetak generasi intelektual demi kemajuan indonesia tercinta. Mental korup seharusnya dilenyapkan di negri ini .ironis ada pendidik mempunyai mental korupsi di intasi pendidikan yang nota bene intasi pendidikan adalah pencetak generasi intelektual dan menciptakan generasi muda yang bermoral tapi apa jadinya jika pendidik mempunyai mental korup..??? Apa jadinya bangsa ini jika beasiswa saja di korupsi..??. Pendidikan tidak akan perna maju dengan banyaknya masalah pendidikan ,parahnnya lagi dikampus Sekolah tinggi ilmu kesehatan (STIK )TM Makassar terjadi pemotongan beasiswa dengan jumlah cukup merugikan mahasiswa dan ini terjadi tanpa kesepakatan tertulis dan tidak ada forum khusus secara musyawarah untuk membahas pemotongan beasiswa tersebut antara penerimah beasiswa dengan pihak yang menangani. Nilai demokrasi telah mati dikampus ini, semakin terpuruk jika hak pendidikan mahasiswa dirampas dengan paksa . Pemotongan beasiswa tidak seharusnya terjadi, seharusnya yayasan berusaha untuk memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa tanpa mengharapkan bantuan dari negara namun yang terjadi beasiswa bantuan dari pemerintah saja di potong . Inilah gambaran pendidkan dikampus UNGU STIK TM yang selama ini kami banggakan namun memiluhkan hati.

"Inilah kisah memiluhkan hati mahasiswa STIK TM"
Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan beasiswa BKM yang nota bene anggaran dari pemerintah pusat , itu kemudian di terimah oleh mahasiswa dalam jumlah yang tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah. Pada bulan desember 2008 beasiswa PPA dicairkan. jumlah yang mendapatkan beasiswa PPA sebanyak 18 mahasiswa dengan ketentuan setiap mahasiswa mendapatkan Rp 3.000.000 ( tiga juta rupiah ) dicairkan per semester selama 2 semester setiap semester diberikan Rp 1.500.000 ( satu juta lima ratus ribu upiah) namun kemudian pada saat diberikan beasiswa tersebut kepada penerimah terjadi pemotongan sebanyak Rp 300.000 ( tiga ratus ribu rupiah ) per mahasiswa yang mendapatkan beasiswa tersebut selama 2 semester . Pemotongan beasiswa dilakukan oleh pembantu ketua III STIK TM, Baharuddin SKM, M.kes sebagai penanggung jawab bidang kemahasiswaan. jumlah pemotongan per mahasiswa sebanyak Rp 600.000 ( enam ratus ribu rupiah) dari 18 orang dengan total jumlah pemotongan beasiswa PPA yaitu Rp 10.800.000 (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah)
Pada bulan februari 2009 beasiswa bantuan Khusus mahasiswa (BKM) dicairkan yang didapatkan dari subsidi BBM anggaran ini adalah uang negara. 265 mahasiswa STIK TM mendapatkan beasiswa tersebut. dengan ketentuan Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) per mahasiswa namun pada saat penerimaan terjadi pemotongan sebanyak Rp 70.000 (tuju puluh ribu rupiah) per mahasiswa dari 265 mahasiswa penerimah beasiswa . dana ini diterima langsung dari Baharuddin SKM.M.Kes sebagai penanggung jawab bidang kemahasiswaan dengan jabatan pembantu ketua III. total jumlah pemotongan beasiswa BKM yaitu sebesar Rp 18.550.000 ( delapan belas juta lima ratus lima puluh ribu rupiah ) jumlah pemotongan beasiswa PPA dan BKM total jumlahnya mencapai Rp 29.350.000
( dua pulu sembilan juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah). Tidakan pemotongan beasiswa ini telah merugikan mahasiswa dan tentu merugikan negara maka proses hukum menjadi jalan terbaik dengan tujuan menghapus mental korupsi di intansi pendidikan dan menjadi pelajaran bagi seluruh pendidik bangsa ini.
demikian tulisan ini dibuat
kami meminta kepada mahasiswa seluruh indonesia juga instansi terkait , lembaga masyarakat maupun masyarakat secara umum untuk memberikan dukungan dalam menyikapi persoalan ini demi keadilan dan kemajuan pendidikan yang kita cintai atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
dari forum aksi mahasiswa STIK TM Makassar

Berikan balasan

  • 1
  • 2

RSS

© 2009   Created by caesarleo on Ning.   Create Your Own Social Network

Lencana  |  Laporkan Masalah  |  Privasi  |  Terms of Service

Sign in to chat!